uang mlengkung

Translate

Recent Post

selamat datang di toko Online "MAKRIFAT BUSINESS" dari HALAL mencari HALAL untuk dan hanya untuk HALAL, kami membuka peluang untuk ANDA sebagai preseller tetap dengan komisi 30%, syarat dan ketentuan berlaku, silahkan pelajari petunjuk preseller. salam "MAKRIFAT BUSINESS" sukses dunia akhirat untuk ANDA

    Total Tayangan Laman

    Facebook

    ">Index »'); document.write('

    ?max-results=10">Tasbih

    ');
    • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");

    Cari Blog Ini

    Wanita menjadi Gemuk setelah Melahirkan yang disebabkan Stress dalam Mengasuh Anak Pertama


    Diposting Senin, 4 Juli 2011 jam 4:46 pm oleh Evy Siscahttp://www.faktailmiah.com/ 

    Suka dengan artikel ini?

    Senin, 4 Juli 2011 - Kelebihan berat pasca kehamilan kemungkinan disebabkan oleh stress mengasuh baru pada aktivitas fisik, kata para peneliti Universitas Ilmu Kesehatan Georgia.


    Dalam sebuah studi pada 60 ibu yang pertama kali melahirkan, para peneliti menghubungkan indeks massa tubuh (BMI) pasca kehamilan – perbandingan antara berat dan tinggi – dengan kombinasi BMI sebelum kehamilan, kelebihan berat saat hamil, stress mengasuh, dan gaya hidup sedenter, menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Women & Health. Studi ini mengukur stress pengasuhan dengan meminta partisipan memberi rating pada pernyataan seperti “Saya merasa kekurangan waktu dengan diri saya sendiri” dan “Saya menikmati menjadi orang tua.” Mereka juga diminta mengingat aktivitas fisik mereka dalam 24 jam sebelumnya, mengkategorikan aktivitasnya dari ringan ke berat.
    “Gaya hidup sedenter, atau aktivitas fisik yang rendah, paling dipengaruhi oleh tipe stress pengasuhan yang dilaporkan para ibu,” kata Dr. Deborah Young-Hyman, psikolog perilaku dari Insitut Pencegahan Georgia. “Lebih banyak stress mengasuh, khususnya depresi, berasosiasi dengan kurangnya aktivitas fisik dan tingginya BMI postpartum.”
    Menariknya, interaksi sosial, umumnya dipandang sebagai ukuran kesejahteraan, berkorelasi dengan indeks massa tubuh yang lebih tinggi, kata beliau. “Kami pikir wanita bersosialisasi dengan teman-temannya, tidak mengisolasi diri, namun mereka melakukan hal-hal sedenter seperti bicara lewat telpon, menonton televisi atau berkumpul di rumah, bukannya membawa bayinya berjalan bersama.”
    “Garis bawahnya adalah stress mengasuh memang mempengaruhi gaya postpartum ibu baru,” kata beliau. Berdasarkan pelacakan bagaimana ibu baru menyesuaikan diri pada pengasuhan, para peneliti mengembangkan intervensi untuk membantu ibu baru menciptakan gaya hidup sehat untuk dirinya sendiri dan bayinya – mencegah kelebihan berat pada ibu dan anak.
    Sumber berita :
    Referensi jurnal :
    Marlo Vernon, Deborah Young-Hyman, Stephen Looney. Maternal Stress, Physical Activity, and Body Mass Index During New Mothers’ First Year PostpartumWomen & Health, 2010; 50 (6): 544 DOI:10.1080/03630242.2010.516692

    awass!!!!!!!!!! Bahaya ONANI atau sering MASTURBASI


    Rabu, 02/02/2011 18:16 WIB 
    AN Uyung Pramudiarja - detikHealth


    img 

    foto: Thinkstock

    Jakarta, Banyak pria melakukan masturbasi, bahkan ada yang hingga kecanduan sampai-sampai jadi gelisah jika sehari saja tidak melakukannya. Hati-hati jangan berlebihan, sebab masturbasi juga punya efek samping jika terlalu sering dilakukan. 



    Tidak ada batasan yang pasti tentang seberapa sering pria boleh masturbasi. Meski dipengaruhi banyak faktor termasuk usia, ada beberapa pendapat yang menyebut frekuensi ideal untuk ejakulasi adalah 2-3 kali seminggu baik melalui masturbasi maupun hubungan seks yang sesungguhnya. 



    Dikutip dari AskMen, Rabu (2/2/2011), masturbasi yang terlalu sering bisa memicu aktivitas berlebih pada saraf parasimpatik. Dampaknya adalah produksi hormon-hormon dan senyawa kimia seks meningkat teramasuk asetilkolin, dopamin dan serotonin. 



    Ketidakseimbangan kimiawi yang terjadi akibat hobi masturbasi yang terlalu sering bisa memicu berbagai macam gangguan kesehatan antara lain sebagai berikut: 



    1. Impotensi 

    Gangguan pada saraf parasimpatik bisa mempengaruhi kemampuan otak dalam merespons rangsang seksual. Akibatnya kemampuan ereksi melemah, bahkan dalam tingkat keparahan tertentu bisa menyebabkan impotensi yakni gangguan seksual yang menyebabkan penis tidak bisa berdiri sama sekali. 



    2. Kebocoran katup air mani 

    Bukan hanya ereksi saja yang terpengaruh oleh kerusakan saraf, kemampuan saluran air mani untuk membuka dan menutup pada waktu yag tepat juga terganggu. Akibatnya sperma dan air mani tidak hanya keluar saat ereksi, lendir-lendir tersebut bisa juga keluar sewaktu-waktu seperti ingus sekalipun penis sedang dalam kondisi lemas. 



    3. Kebotakan 

    Dampak lain dari ketidakseimbangan hormon yang terjadi jika terlalu sering masturbasi adalah kerontokan rambut. Jika tidak diatasi, lama-kelamaan akan memicu kebotakan atau penipisan rambut pada pria. 



    4. Nyeri punggung dan selangkangan 

    Kontraksi otot saat mengalami orgasme bisa memicu nyeri otot, terutama di daerah punggung dan selangkangan. Bagi yang melakukannya dengan tangan kosong tanpa pelumas, rasa nyeri juga bisa menyerang penis karena gesekan yang terjadi bisa menyebabkan lecet-lecet. 



    5. Rasa letih sepanjang hari 

    Setiap kali tubuhnya mengejang karena orgasme, pria akan kehilangan cukup banyak energi karena hampir semua otot akan mengalami kontraksi. Akibatnya jika terlalu sering, pria akan kehilangan gairah untuk beraktivitas dan cenderung akan merasa ngantuk sepanjang hari. 



    Sementara menurut pakar seks Dr Andri Wanananda MS, masturbasi relatif normal bila dilakukan tidak sampai mengggangu kegiatan produktif sehari-hari. 



    Diakuinya memang ada dampak masturbasi yang keseringan yakni terjadi ejakulasi dini saat sanggama dengan pasangannya. 



    "Hal ini disebabkan oleh kebiasaan tergesa-gesa saat masturbasi karena ingin cepat merasakan kenikmatan orgasme seorang diri (self-satisfaction). Lalu ketika ia menikah, sifat tersebut masih terpatri pada dirinya hingga mengabaikan eksistensi isterinya. Itulah yang menyebabkan banyak kasus ejakulasi dini," tutur Dr Andri dalam konsultasi kesehatan detikHealth.


    (up/ir

    Sperma yang Kental Belum Tentu Lebih Subur dari sperma yang encer

    Kamis, 17/02/2011 18:04 WIB 

    AN Uyung Pramudiarja - detikHealth



    img 

    foto: Thinkstock

    Jakarta, Kebanyakan pria pasti khawatir jika spermanya terlalu encer, karena kekentalan termasuk indikator sperma yang berkualitas. Namun sperma yang kental juga tidak selalu bagus, sebab jika terlalu kental justru akan kesulitan membuahi sel telur.



    Cairan sperma yang berkualitas punya karakteristik agak kental karena mengandung protein. Sifat protein adalah mudah menggumpal (koagulasi) ketika terlibat kontak dengan udara, sehingga tingkat kekentalan bisa diukur dari lamanya sperma menggumpal.



    Normalnya sperma akan menggumpal dalam waktu 20-30 menit jika dibiarkan di udara terbuka. Sperma yang terlalu encer butuh waktu lebih lama untuk menggumpal dan biasanya dipicu oleh jumlah sel sperma yang terlalu sedikit atau adanya infeksi di saluran kemih.



    Meski demikian bukan berarti cairan sperma yang cepat menggumpal selalu lebih poten atau subur dibandingkan yang lebih encer. Sperma yang terlalu cepat menggumpal alias terlalu kental justru menyulitkan sel sperma untuk berenang menuju sel telur yang akan dibuahi.



    Dikutip dari WebMD, Kamis (17/2/2011), kekentalan cairan sperma memang jarang menjadi penyebabtunggal ketidaksuburan pada pria. Artinya, sperma yang terlalu kental sebenarnya tidak terlalu mempengaruhi kualitas sperma dalam kaitannya dengan kemampuan untuk membuahi sel telur.



    Namun dalam banyak kasus, sperma yang terlalu kental erat hubungannya dengan kondisi lain yang mengurangi kesuburan pria, misalnya prostatitis atau infeksi saluran prostat. Kekentalan sperma sering dipakai oleh dokter urologi untuk mendeteksi infeksi tersebut.



    Pada kondisi semacam ini, kualitas sel sperma yang dihasilkan umumnya akan menurun. Apalagi dengan cairan sperma yang menjadi lebih kental, sel sperma harus diencerkan secara manual lalu disuntikkan ke sel telur melalui inseminasi buatan jika ingin punya anak.


    (up/ir

    Penggemar Jus Alpukat Punya Akan Punya Sperma yang Lebih Kuat

    Jumat, 22/07/2011 18:48 WIB 


    AN Uyung Pramudiarja - detikHealth


    img
    foto: Thinkstock

    Jakarta, Saat berenang menuju sel telur, sperma harus berjuang menembus sistem pertahanan pada saluran reproduksi wanita. Kekuatan sperma bisa ditingkatkan dengan sumber makanan atau minuman yang kaya antioksidan, salah satunya buah alpukat.

    Dalam kaitannya dengan kualitas sperma, kandungan antioksidan dalam alpukat terbukti memberikan lebih banyak manfaat dibandingkan kopi dan teh. Fakta ini dibuktikan dalam penelitian para ahli dari University of Western Australia dan Monash University.

    Menurut penelitian tersebut, sperma yang memiliki lapisan antioksidan di permukaannya akan lebih mudah mencapai sel telur. Tanpa adanya lapisan antioksidan, sperma akan dianggap benda asing sehingga kehadirannya akan selalu ditolak oleh sistem kekebalan pada tubuh wanita.

    Bukan cuma alpukat yang bermanfaat bagi pria, para peneliti mengatakan bahwa antioksidan untuk memperkuat sperma bisa diperoleh dalam beberapa jenis buah dan sayuran segar lainnya. Di antaranya adalah buah lagu, mangga, aprikot, wortel, bayam, kacang, biji-bijian serta gandum.

    Selain harus berjuang menembus pertahanan sistem kekebalan tubuh wanita, sperma juga harus berkompetisi dengan sesama sperma yang jumlahnya jutaan dan sama-sama berjuang untuk mencapai sel telur. Sperma yang bergerak paling lincah akan memenangkan kompetisi tersebut.

    Di laboratorium, para peneliti juga mengungkap bahwa lapisan antioksidan membuat sperma makin lincah saat berkompetisi dengan sperma yang lain. Makin banyak antioksidan yang melapisinya, makin lincah pergerakan sperma tersebut dan yang paling lincah akan memenangkan kompetisi.

    "Perjuangan sperma ibarat perang melawan sistem imun wanita, sehingga hanya yang paling kuat yang bisa menembusnya. Dalam hal ini, banyaknya antioksidan dalam diet seorang pria sebanding dengan peluang untuk mendapatkan banyak anak," ungkap Prof Leigh Simmons dari University of Western Australia seperti dikutip dari smh.com.au, Jumat (22/7/2011).


    (up/ir

    Redaksi: redaksi[at]detikhealth.com
    Informasi pemasangan iklan
    Ines - 7941177 ext.523
    Elin - 7941177 ext.520
    email : iklan@detikhealth.com

    Alasan Wanita Menyukai Pria yang Bertubuh Tinggi Besar bukan Kurus kecil "Pria tinggi lebih memiliki kapasitas yang besar untuk bersaing mendapat



    KAMIS, 19 MEI 2011, 11:33 WIB
    Mutia Nugraheni
    VIVAnews - Dalam memilih pasangan, wanita cenderung memilih pria yang berperawakan tinggi. Itu ternyata bukan hanya karena terlihat
    lebih gagah, tetapi menurut penelitian, juga karena pria tinggi lebih andal dalam berkelahi.

    Penelitian yang dilakukan Dr. David Carrier menunjukkan pria paling terpukul saat merasa pendek. Pria tinggi seolah lebih memiliki kuasa dibandingkan pria pendek. Alasan ini terkait dengan terminologi evolusi, yaitu anggapan bahwa pria tinggi lebih bermanfaat bagi seorang wanita.

    "Dari perspektif teori seleksi seksual, wanita akan tertarik pada pria yang kuat. Itu karena pria kuat dianggap bisa melindungi wanita dan
    anak-anak dari pria lain," kata Dr Carrier, seperti dikutip dari Daily Mail.
    Ilmuwan menemukan bahwa nenek moyang pada zaman prasejarah, paling sulit ketika mereka berdiri pada dua kaki. Juga diketahui pertempuran atau perkelahian adalah kekuatan pendorong di balik evolusi berjalan tegak.

    "Hasil penelitian secara konsisten membuktikan hipotesis bahwa nenek moyang kita mengadopsi postur bipedal sehingga pria lebih baik saat memukul bahkan membunuh satu sama lain ketika bersaing untuk mendapat wanita," kata Dr. Carrier.

    Berdiri dengan satu kaki di belakang membuat tubuh terlihat lebih tegak. Ini memungkinkan leluhur kita untuk melawan dengan kekuatan, pukulan juga jadi jauh lebih berbahaya dan mematikan. Hal ini juga memberikan penjelasan fungsional mengapa bagi wanita, pria jangkung lebih menarik.

    "Pada awal evolusi manusia, dalam hal menjatuhkan lawan membuat pria tinggi lebih memiliki kapasitas yang besar untuk bersaing mendapat pasangan dan mempertahankan sumber daya dan keturunan," kata Dr Carrier.

    Ia juga mengungkapkan, jika evolusi itu benar terjadi, wanita yang memilih pria tinggi akan memiliki harapan hidup yang lebih besar.

    Sebelumnya ada penelitian lain yang mengungkapkan, alasan wanita memilih pria tinggi karena mengindikasikan gen yang baik, tetapi hal itu dibantah oleh Dr Carrier.

    "Jika demikian, aku memperkirakan pria juga akan memiliki pikiran yang sama, yaitu tertarik pada wanita yang tinggi. Tetapi kenyataannya, pria lebih tertarik pada wanita yang memiliki tinggi rata-rata atau bahkan yang lebih pendek darinya," katanya. (pie)
    • VIVAnews




     
    Rating
    KOMENTAR
    vanny
    14/07/2011
    Kalau pria tinggi,,,,cenderung lbh sexy aj kliatan ny dr pria laen ny yg tingginy tanggung.
    • Balas
    riel
    04/07/2011
    biasa aja tuh..
    • Balas
    Reza fauzan
    18/06/2011
    Yg payahnya klu pria jangkung di indo kurus2 bgt..jdi kliatnnya lebayyy malah...yg jls wanita ska pria dgn ragam pariasi prmainannya...g sdikit pria tggi g bsa bramin pintr diranjang...alias gmpg klepek2 alias letoyyyy..g jrg jga pria pndek mlah mahir..
    • Balas
    pei.agung 29/06/2011
    kayaknya alasan ini ga penting bgt hahhhaha....
    ecca
    18/06/2011
    tetep ajj gue suka cowo yang lebih tinggi dari gue... coz gue bakal ngerasa nyaman n terlindungi di samping dia...
    • Balas
    diadline
    06/06/2011
    Ini kan cuma penelitian yang relatif.knp komen2 dibawah pada serius amat :D hwakakakakak, logikanya tanya pada diri masing2, suka mana?pendek atau tinggi?cantik atau tidak cantik?pintar atau tidak pintar?kan cuma semacam itu, RELATIVITAS!
    • Balas
    MIKE
    24/05/2011
    :) ... btl sx tuh...
    • Balas
    Vanilla_Ice
    21/05/2011
    kelebihan laki2 lebih pendek(maaf ya)ini pengalaman nyata lo tmen2 gue..biasanya mreka lebih cerdik/licik,lebih berani bersaing dan sifat tidak mau kalah dgn org lain lebih besar. jadi menurut gue sama saja peluangnya
    • Balas
    candrapacitano
    19/05/2011
    pemain barcelona rata2 bertubuh pendek tapi jago
    • Balas
    cyan
    19/05/2011
    @Angga, kalau Militer jaman sekarang bertubuh pendek tu udah gak laku cuy.. liat aja TNI & POLRI, tinggi mereka semuanya di atas 165. kalaupun ada yg dibawah 165, itu pasukan jaman dulu..
    • Balas
    Angga
    19/05/2011
    Benar juga, tetapi para wanita harus tahu, para ahli martial art (bela diri) kebanyakan adalah laki-laki berperawakan relatif kecil/pendek, seni beladiri kebanyakan berasal dari Asia, panglima perang legendaris banyak yg bertubuh kecil (contoh Napoleon)
    • Balas
     
    ">Index »'); document.write('

    ?max-results=10">Gelang');
    • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");

    Jual Beli